long time no post… Kondisi saya saat ini.. hahahaha…

Assalammu’alaikum…. :D/
Huaahhh.. saya dah jarang ngpost, karena kemarin ikut apicta 2011, walau kalah ya setidaknya saya dah pernah mencoba untuk memberla nama negara saya di mata orang-orang yang berkecimpung di bidang Infomation and Communcation Technology di Asia Pasific.

Sekarang status saya sudah bukan mahasiswa strata 1 lagi, sekarang saya bekerja sebagai calon dosen tetap luar biasa di Universitas Komputer Indonesia di Bandung. Dan saya minta do’anya saya berencana nerusin S2 di STEI ITB jurusan Teknik Informatika, sub program studi informatika (walau saya sendiri bingung di web sitenya tertulis ilmu komputer, tapi waktu daftar adanya sub program studi ‘informatika’ hehehe.. dan katanya ini disebut juga informatika murni) :D/ alhamdulillah saya di terima di jurusan tersebut… dan kembali harus banyak belajar biar cepet lulus lagi.. hahaha…

Ada 2 cerita yang ingin saya tulis saat ini, pertama adalah pengalaman saya beradaptasi yang dulunya seorang software engineer sekarang berpindah menjadi dosen yang bertugas untuk mengajar mahasiswa-mahasiswa yang memiliki daya tangkap dan cara memahami suatu hal yang berbeda antara satu mahasiswa dengan mahasiswa yang lain. Yang kedua adalah penglaman sayan test masuk STEI ITB yang hampir mepet2-mepet batas waktu pendaftaran hehehe…

Oke kita mulai dengan pengalam mengajar pertamax untuk mata kuliah grafika komputer dan interaksi manusia dan komputer di unikom bandung. Sebenernya mata kuliah yang ingin saya emban dan saya harpakan adalah Sistem Operasi, Object Oriented Programming, dan Sistem Terdistribusi (sebenernya kalau ada mata kuliah image processing atau computer vision saya sangat senang untuk sharing mengenai itu hahaha) tapi ternyata saya mendapatkan tugas untuk mengajar  Grafika Komputer (Grafkom) dan Interaksi Manusia dan Komputer (IMK). Yang ada dalam otak saya adalah “wah grafkom ngajar apa aja ya disana hahaha, kayanya langsung live coding ngasih contoh.. dan IMK damnnn… ini teori semua.. pasti ngantuk nih mata kuliah hahaha… ” , untuk grafkom ternyata saya lupa dulu saya pun mendapatkan teori terlebih dahulu serta segala persamaan dan perhitungan matriks yang digunakan dalam mengolah objek-objek geometri.

Okeh saya masuk hari pertama grafkom dan saya mengajar 4 kelas, dan mulai menjelaskan semua pengantar ilmu grafkom dan masih berbai teori yang lebih banyak definisi (sedangkan saya orangnya tidak suka menghafal, jadi saya  target mahasiswa itu paham bukan hafal) . Dan akhirnya masuk ke algoritma dan selanjutnya ke perhitungan matriks untuk transformasi geometri, tapi ditengah proses saya kebingungan, busett nih mahasiswa 80% lupa soal perkalian matriks. Paling parah di satu atau dua kelas yang saya ajar, saya sudah jelaskan panjang lebar untuk beberapa transformasi tapi ternyata pertanyaan mereka yang dilontarkan di akhir adalah bagaimana melakukan perkalian matriks (mereka lupa row atau column mana yang harus dikalikan antara matriks satu dengan yang lainnya. Dari situ saya menghela nafas sambil sadar, bahwa ternyata menyampaikan ilmu pada orang yang cara pemahaman akan suatu hal itu berbeda antara satu dengan yang lainnya itu sulit, saya menyamakan cara saya dulu menangkap materi sewaktu kuliah dengan mahasiswa yang saya ajar sekarang ternyata berbeda, walau tidak sedikit yang cepat dalam menangkap maksud saya.

Belum lagi karena mata kuliah ini disimpan di semester 8 sehingga sebenarnya sebagian besar dari mereka hanya berbeda 1 tahun umurnya dengan mereka, bahkan saya mengajar teman sekelas saya sewaktu kuliah di S1, miris memang, tapi itulah hidup, semua bergerak menuju tujuannya masing-masing tergantung dari niat dan usaha, ibadah juga do’a yang kita ucapkaan dan implementasikan yang nantinya akan berakhir pada satu tujuan tempat ruang waktu yang sama.

Untuk beberapa kelas sempat saya agak malas untuk mengajar karena kelasnya yang kurang teratur mahasiswanya, ributnya gag ketulungan, dan saya baru pertama masuk kelas kaya gitu hahaha… tapi saya coba agak relax (krn mahasiswanya banyak, kelasnya jd panas 😛 ) dan terus step by step ngasih materi soal mata kuliah grafkom, dan ternyata kelas yang cukup ribut tersebut dalam mengerjakan tugas lebih baik di banding beberapa kelas lainnya 😀 malah kelas yang terdapat seorang mahasiswa yang saya tau dia memiliki potensi yang lebih diantara mahasiswa lainnya dari 4 kelas grafkom yang saya ajar dan merupakan seorang MSP di unikom, malah kacau, hanya ada 3 kelompok yang mengumpulkan tugas, tugasnya pun semuanya salah, mereka terlalu meremehkan tugas yang padahal tujuannya untuk mereka sendiri baik dari segi nilai maupun proses yang mereka akan dapatkan sendiri, dan setiap pilihan & perbuatan selalu ada konsekuensinya, sehingga saya tidak perlu menerima tugas lain dari kelompok mereka yang tidak mengerjakan, yang sebenarnya tugas selanjutnya membutuhkan depedency proses dari tugas yang tidak mereka kerjakan. Yang paling membuat saya kesal juga di kelas tersebuat ada yang saya coba untuk mengerjakan soal yang untuk ke-4 kalinya saya coba hanya berbeda pada jumlah ordo matriksnya, tapi malah ada mahasiswa yang berbicara “Masih belum paham pak” … dalam hati saya ” damn…. ini yg gagal gw atau ini mahasiswanya emang gag niat kuliah… kalau ortunya tau wah kena batabig..”  (masalahnya pada saat yg sama ada beberapa mahasiswa yg mampu mengerjakan dengan baik) saya pengen ngelempar bata ama tuh mahasiswa 😛 .

Hingga sempat saya memberikan cara untuk menghafal sudut istimewa dalam trigonometri dengan tangan agar mempermudah mereka dalam mencari solusi dari suatu kasus atau pertanyaan.

Lalu pindah ke mata kuliah IMK, saya lihat wajah-wajah fresh semester 4 (gag semua hahaha). Untuk IMK saya mengajar 2 kelas, kita sebut kelas A dan B, dan kelas A dan B ini memiliki kultur yang berbeda juga tingkat kemalasan yang berbeda hahaha. Kelas A cenderung statis dan menunggu diberikan, mereka kebanyakan masih memiliki kultur anak SMA menunggu gurunya yang memberikan materi. Sedangkan kelas B ternyata berbeda mereka jauh lebih aktif dalam melahap materi, bahkan mereka untuk tugas besar di akhir semester yang saya berikan menantang untuk menggunakan cara dan teknologi baru untuk merancang dan mengimplementasikan sistem yang mereka bangun. Karena mereka belum mendapatkan mata kuliah Sistem Informasi dan Rekayasa Perangkat Lunak (yang ada dalam kurikulum UNIKOM) sehingga banyak sebenarnya yang ingin saya sampaikan, apalagi melihat semangat mereka yang tiba-tiba terlihat bertambah sehabis UTS… sayangnya pada saat yang sama saya beberapa kali di beri tugas oleh kampus untuk mewakili kampus dalam beberapa acara dan berpapasan dengan waktu saya memberikan kuliah pada kelas mereka, sehingga saya harus mencari waktu kosong lain untuk mengganti waktu kuliah mereka, padahal banyak hal yang ingin saya jelaskan terutama saya ingin mengarahkan mereka agar bisa mecari mengenai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi secara mandiri dan dapat mengimplementasikannya. Karena menurut saya 1 hal yang dapat menentukan apakah ilmu kita sudah valid, benar/salah, tepat/tida, efektif/tidak, dan efisien/tidak adalah dengan cara mengimplementasikannya pada beberapa kasus nyata, barulah kita tau sudah sampai mana kemampuan kita dan apakah ilmu yang Allah titipkan pada kita itu sudah valid dan tepat dalam implementasinya. 😀

Dan saya sekarang merasakan sulitnya menjadi seorang guru ketika menyampaikan hal yang sama beberapa kali dalam satu minggu dan itu kadang berubah-ubah mood nya tergantung kelas yang di ajar hahahaha… tapi yang lumayanlah setidaknya kami punya tim khusus di unikom yang saya latih dengan yang memang dipilih untuk mempelajari hal-hal yang ada di luar kurikulum dalam bidang pemrograman. :))

****

Proses Masuk Sekolah Pasca Sarjana ITB

Pada saat yang sama saya juga berniat untuk melanjutkan sekolah ke program magister STEI ITB sub program studi informatika, kenapa saya pilih ITB, bukannya saya tidak mau di UNIKOM, tapi karena bidang minat saya belum ada jurusannya di UNIKOM untuk program pasca sarjananya. Sedangkan minat saya adalah ilmu komputer atau beberapa dosen saya mengatakan “informatika murni” walau saya belum tau seberapa murni hahaha karena saya sendiri belum mulai kuliah ketika menulis artikel ini hahahaha…

Tapi yang pasti ketika daftar saya benar-benar di kejar waktu, dari mulai saya mengikuti test TPA Bappenas di jakarta (untung pernah kerja dan hidup di Jakarta beberapa bulan) sehingga saya tidak nyasar untuk mencari tempat test TPA nya hahaha… Ketika saya ikut test TPA di Jakarta saya berangkat pagi hari dan bertujuan untuk berkunjung ke kosan teman yang sekarang kerja di BRI Jakarta sebagai staff IT (keren donk dia esselon 6 katanya jabatannya, dan gw gag ngerti eselon tuh apaan hahaha) ok krn dia letaknya di ragunan sedangkan tempat TPA di jakarta pusat, jd sy perkirakan waktu tempuh dari kosan ke Jkt pusat sekitar 45 menit dengan busway. Tapi dammmnnn…. ada demo di bunderan HI, alhasil di jalan sudirman aja udah macet brooo.. Jakarta oh Jakarta… akhirnya saya sampai dengan injury time sekitar 4 menit terlambat dari waktu yang di tentukan. Untungnya test belum dimulai, karena kalau sudah dimulai biasanya test TPA Bappenas tidak diperbolehkan ikut Test. Alhamdulillah masih diperbolehkan ikut test dengan keadaan baju keringetan (pake batik, percuma udah rapih2 karena akhirnya keringetan kusut hahahhaa) saya pun sibuk mengelap keringat yang bercucuran karena saya berlarian di tengah terikanya matahari (padahal dah pake taksi biar gag panas … dammmnnn…. ).

Test pun di mulai, orang lain sudah mulai membuka lembaran kertas dan saya masih mengisi profile saya di LJK … hahaha… gila itu saya penuh dengan rasa hati-hati agar keringat tidak jatuh di atas LJK. Akhirnya ujian TPA selesai juga, dan hasilnya keluar minggu depan, tapi perasaan saya sudah pesimis karena saya gag konsentrasi saat ujian TPA nya hahaha… tapi gag tau kenapa ternyata Alhamdulillah lulus. Dan proses selanjutnya adalah pengumpulan dokumen untuk pendaftaran Ujian Masuk Pasca Sarjana ITB dan parahnya say angumpulinnya di hari terakhir pendaftaran hahaha karena menunggu hasil ELPT bahasa itb untuk nilai bahasa inggris saya yang pas-pasan dan lebih tepatnya kacau hahahaha…

Akhirnya tiba tanggal test wawancara ITB (saat itu hanya ada test wawancara ). Dan pada saat menunggu giliran saya melihat orang yang mewawancari saya adalah  Ir. Dwi Hendratmo Widiyantoro, Ph.D . Saya check dan tanya ke dosen saya yang juga sedang kuliah di pasca sarjana ITB ternyata dia wakil dekan di STEI, wah saya makin galau. Akhirnya saya masuk dipanggil dan pertanyaan pertama dari Pak Dwi yang paling bikin saya galau adalah “kamu dari UNIKOM? kamu ingat mars UNIKOM??” … dammmnnnn saya hanya ingat di bait pertamanya sajah, lalu si bapak bergumam untuk mencontohkan irama mars UNIKOM, dan berkata  “.. nah itu.. kamu ingat mars UNIKOM, coba??” … saya hanya mampu menjawab “saya cuma ingat di bait pertamanya sajah pak, karena itu bagian favourit saya.. ” …dalam hati saya “waduh parah saya masa gag hafal” hahaha.. tapi tak apa dalam hati saya tetap ada logo UNIKOM kok hehehe….
Dan setelah itu keluarlah pertanyaan-pertanyaan teknikal seperti “Apa yang kamu pelajari di Organisasi Komputer, Struktur data , bagaimana struktur data ini itu.. bilang ini itu dan lain..lain..lain.. ” dan Alhamdulillah saya lancar menjawabnya walau saya sempat lupa nama bilang basis 10 hahahhaa… tapi langsung ingat lagi hahahhaa…

Dan setelah itu adalah tiba saatnya was-was menunggu hasil seleksi pasca sarjana STEI ITB .. rasanya seperti kembali sewaktu SNMPTN hahaha… menunggu pak pos yang lewat tapi ternyata tidak ada surat yang sampai.. ternyata di umumkan lewat situs sps.itb.ac.id hahaha.. Dan pada saat itu koneksi lagi nge-drop entah kenapa, sedangkan dokumen yang di download sebesar 34 MB . Jadi hati saya dag-dig-dug secepat kecepatan download atau bit rate yang keluar hahahaha…

Dan akhirnya saya mendapatkan hasil saya di terima di sekolah pasca sarjana ITB. Alhamdulillah sekarang saya tinggal nunggu daftar ulang jangan sampai telat dan rusuh lagi hahahahhaa…

okelah kalau begetu.. sampai disini dulu brotha and sistah.. nanti kita sambung lagi hahaha…
wassalammu’alaikum :D/

Advertisements

2 thoughts on “long time no post… Kondisi saya saat ini.. hahahaha…

  1. Andi Wahyudi June 7, 2012 / 9:29 pm

    Salam Bang Hendri…
    terima kasih telah berbagi pengalaman,
    Besok (8 juni 2012) saya juga akan mengikuti tes S2 TPA, English, dan wawancara Informatika ITB…
    sy juga dari lulusan S1 Informatika di Makassar, tapi saya kurang percaya diri dengan wawasan saya dibidang IT untuk melanjutkan ke jenjang S2… (akibat anggap remeh kuliah dulu tuh)
    saya dag dig dug juga untuk tes besok,
    tapi lebih dag dig dug lagi jika lulus dan menjalani pendidikannya dengan ilmu yg pas2an.

    menurut pengalaman di lingkungan kelas S2 Bang Henri,
    bagi teman Bang Henri yang basicnya kurang, apakah mereka akan sulit mengikuti perkuliahan???

    • situkangsayur June 8, 2012 / 8:38 am

      Salam juga Bang Andi..
      sama-sama..
      Wah berarti nanti satu angkatan dengan saya juga bang :D/
      Saya juga baru lulus, belum mulai kuliah, mulai kuliahnya nanti tanggal 27 agustus kalau tidak salah.
      Asal usaha kita besar, plus do’a… Insya Allah lancar..
      wah kalau ilmu, saya juga pas-pasan heuheuheu…

      Waduh saya kan belum mulai kuliah hehehe… kayanya saya yang basic nya kurang -______-” .. hehehe.. :))
      ya kita sama-sama belajar terus saja bang, kalau menurut dosen sy yg alumni S2 itb jg, dia diberi materi kuliah basic juga sebelumnya terutama untuk pemrograman berbasis objek untuk seperti Java dan C# … tapi itu sub program studinya RPL(Rekayasa Perangkat Lunak)..
      jadi mungkin kesulitannya datang kalau kita usaha nya juga kurang, kalau masalah basic yang kurang selama kita mau berusaha ngejar insya Allah lancar.. 😀 (baru teori hehehe)
      Teman saya yg bareng test dan lulus masuk ITB nya dulunya tertinggal basic informatikanya karena terlalu banyak di robotika tapi selama 2 bulan ini dia dah bisa mengejar ketertinggalannya.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s