Big Data (from workshop big data itb 29 Nov 2013) dan Bisnis Intellijen

Bigdata merupakan issue yang cukup hangat diperbincangkan sejak tahun 2009 hingga sekarang, namun kebutuhan Big Data itu sendiri sebenarnya sudah berkembang sejak lama, bahkan era 90an pada saat data pada satuan GB masuk kedalam kategori cukup besar mengingat spesifikasi storage device yang tidak sebesar masa sekarang.

Big data pun dimaknai sebagai engembangan dari pandangan tradisional dalam pengolahan, dimana unstructured data harus mulai dikelola agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan. Sumber data baru ini, yaitu unstructured data, berdampak pada lonjakan ukuran dan kompleksitas yang melebihi kapasitas dan kapabilitas metoda, teknik, dan system konvensional yang telah ada. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam melakukan pengelolaan data. Big data adalah data yang secara umum memiliki karakteristik 4V yaitu: variety (keragaman, struktur, keterhubungan), velocity (kecepatan pertumbuhan data, data stream), volume (jumlah), dan veracity (akurasi dan kebenaran).

Saat ini, riset mengenai big data telah banyak dilakukan di berbagai universitas di berbagai Negara. Riset serupa juga dilakukan di kalangan industry maupun pemerintah, mengingat kebutuhan pengelolaan big data yang semakun besar serta nilai (value)-nya yang semakin tinggi. Riset dan pengembangan big data di masa-masa yang akan dating ditengarai aan menjadi trend yang semakin dibutuhkan di berbagai bidang, sehingga mebutuhkan penyikapan yang lebih lanjut dan intensif untuk aplikasi-aplikasinya di Indonesia.

Dalam workshop big data pada tanggal 29 November 2013 di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika ITB, dijelaskan berbagai penerapan Big Data di berbagai bidang, dan pada dasarnya tujuan yang ingin dicapai adalah bagaimana melakukan pengolahan pada sumber data yang besar dan bertumbuh dengan cepat juga dengan varietas yang cukup beragam terutama data raw, dengan waktu yang relative cepat dan mendapat hasil analisis yang akurat.

Pada intelijen bisnis kita mengetahui bahwa system informasi dan pengembangannya untuk bisnis intelijen bertujuan untuk mempermudah arus informasi guna mendukung proses pengambilan keputusan, melakukan prediksi terhadap masa depan, melakukan analisis data masa lalu dan bertujuan untuk mendapatkan value manfaat (dapat berupakeuntungan) sebesa-besarnya pada suatu organisasi. Dalam prosesnya intelijen membutuhkan data yang berupa fakta berdasarkan data oprasional yang lalu dilakukan Ekstraksi, Transformasi, juga Load data menjadi suatu gudang data yang didalamnya terdapat suatu informasi mengenai measurentment yang dibutuhkan pada suatu proses bisnis organisasi tertentu sehingga dapat dihasilkan suatu analisis guna mendukung proses pengambilan keputusan, juga dari informasi tersebut dapat dilakukan pengambil suatu knowledge atau pengetahuan sehingga dapat melakukan proses lainnya seperti prediksi time series dan lainnya. Terutama dalam proses mining (datamining) yang memanfaatkan berbagai algoritma learning kita ketahui membutuhkan data yang cukup banyak sebagai eksperien atau pengalaman sehingga model yang dihasilkan akan jauh lebih akurat.

references:

Workshop Big Data, ITB, 29 NOvember 2013.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s