Infrastruktur Big Data

Ketika membicarakan Big Data tentunya kita akan tersadar terhadap kebutuhan infrastruktur untuk menopang teknologi Big Data tersebut. Dalam infrastruktur teknologi Big Data sendiri memiliki karakteristik yang berbeda dengan traditional data, yaitu :

Screenshot from 2014-01-04 17:33:50

Pada awalnya tahun 1970-2000 data yang dibangun meruapakan data dengan model terstruktur dan merupakan relational database seperti MySQL, oracle, dan lain-lain. Lalu pada tahun 1995 berikutnya mulai dibangun suatu business intelligence yang menggunakan structured dan relational database dengan system seperti cognos, pentaho dan lain-lain. Pada 2010 hingga sekarang dibangun suatu system yang memiliki tujuan 3V (volume, velocity, varity) atau 4V (ditambah value), dan dengan bermacam teknologinya seperti map reduce, high performance computers cluster dan lain-lain. Continue reading

Big Data dalam Bidang Astronomi

Pada dasarnya orang-orang yang bergerak dibidang astronomi melihat langit yang sama, dan objek yang relative sama, namun tentunya dalam bidang astronomi objek yang dilihat jauh lebih detail dengan berbagai datanya yang kompleks. Kita ketahui bahwa benda langit atau objek langit itu sangat banyak ragamnya dan jumlah nya sangat banyak dan masih menyimpan banyak rahasia juga pengetahuan (termasuk rahasia jumlah objek) dan data-data tersebut masih terus berubah dalam berjalannya waktu.

Perubahan data yang terjadi dalam bidang astronomi atas benda-beda langit sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama, mungkin ribuan tahun, jutaan tahun, ratusan juta tahun, atau bahkan miliyaran tahun. Sehingga tidak mungkin kita menduku perubahan tersebut sehingga dibutuhkan suatu system yang melakukan analisis atas berbagai benda langit yang ada pada saat ini, dan tentunya proses tersebut membutuhkan data yang sangat banyak dan juga objek yang dilakukan observasi sangat banyak mungkin para astronom berurusan dengan sekitar 10^7 objek tata suya, 10^9 objek bintang galaktik, 10^9 eksgalaksi, dan itu merupakan jumlah yang sangat besar. Continue reading

Big Data dalam Biology

Dalam bidang biologi terutama dalam kasus genome dan gen bank, perang big data cukup besar, dan pemanfaatan dimasa yang akan dating sangat penting dan memiliki value yang cukup besar. Jumlah memori data genome pada suatu individu memiliki sequence yang cukup panjang sehingga dapat ditampung dalam beberapa GB dalam memori, belum lagi genome pada setiap mahluk hidup baik hewan, tumbuhan bahkan bakteri dan virus dapat disimpan dan menjadi informasi yang bermanfaat dimasa yang akan dating.

Di negara maju seperti amerika, melakukan pengumpulan sequence genome berbagai individu manusia juga berbagai mahluk hidup di dunia ini, bahkan bakteri dan virus, mereka membuat menjadi seperti genbank. Apa manfaat dari gen bank tersebut, kita dapat mencari berbagai genome yang terdapat didunia dan memanfaatkanya untuk melakukan ekstraksi informasi baik untuk penelitian ataupun pemanfaatan lainnya diberbagai bidang. Continue reading

Big Data (from workshop big data itb 29 Nov 2013) dan Bisnis Intellijen

Bigdata merupakan issue yang cukup hangat diperbincangkan sejak tahun 2009 hingga sekarang, namun kebutuhan Big Data itu sendiri sebenarnya sudah berkembang sejak lama, bahkan era 90an pada saat data pada satuan GB masuk kedalam kategori cukup besar mengingat spesifikasi storage device yang tidak sebesar masa sekarang.

Big data pun dimaknai sebagai engembangan dari pandangan tradisional dalam pengolahan, dimana unstructured data harus mulai dikelola agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan. Sumber data baru ini, yaitu unstructured data, berdampak pada lonjakan ukuran dan kompleksitas yang melebihi kapasitas dan kapabilitas metoda, teknik, dan system konvensional yang telah ada. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan baru dalam melakukan pengelolaan data. Big data adalah data yang secara umum memiliki karakteristik 4V yaitu: variety (keragaman, struktur, keterhubungan), velocity (kecepatan pertumbuhan data, data stream), volume (jumlah), dan veracity (akurasi dan kebenaran). Continue reading