Layanan Telkom Indihome yang sangat buruk

Saya pelanggan telkom sejak 2014, sudah sekita 3 tahun 1 bulan. Dulu saya menggunakan telkom speedy lalu berganti menjadi telkom indihome sekitar akhir 2016. Untuk merubah dari telkom speedy, saya membutuhkan waktu setahun dari akhir 2015 untuk request indihome, padahal mereka sendiri yang menawarkan produk Indihome.

Setelah dipasang indihome, otomatis harga layanan pun naik, dengan kecepatna internet 10 mbps. Saya menjalankan kewajiban membayar layanan setiap bulan, terkadang telat beberapa hari karena saya lupa dan telkom akan mematikan layanan internet jika dalam kurun waktu tertentu layanan indihome belum dibayar. Bagi saya itu cukup adil. Namun yang bermasalah telkom tidak memberikan kualitas layanan yang sesuai dengan apa yang dibayarkan oleh saya sebagai pelanggan.

Sering internet melambat bahkan sama sekali putus, dalam laporan telkom hampir selalu hanya ditulis “internet lambat”. Dulu saya pernah mendapatkan masalah internet speedy mereka hanya respon membuat laporan tanpa ada solusi, dan setelah saya membuat menulis di surat pembaca baru mereka selesaikan. Itu pun tetap seperti biasa mati hitup setelahnya. Dan setelah satu bulan itu tidak ada kompensasi apapun dari telkom dan saya tetap diharuskan membayar dengan harga layanan internet yang normal. Continue reading

Advertisements

Surprisingly, INAICTA 2015 we got winner Award for RnD Category


Assalammu’alaikum,

Wah posting subuh-subuh, rencana mau tidur lebih awal gagal, karena dapet kabar mengejutkan, jauh dari perkiraan hehe. Alhamdulilllah, segala puji bagi Allah, dan Allah Yang Maha Mengetahui segala apa yang tidak kita ketahui, tadi malam, tanggal 10 tim starlabs.id mendapatkan penghargaan dari Indonesia ICT Award 2015, untuk karya kami averi yang merupakan intelligence system untuk melakukan pendeteksian dan pengenalan akun prostitusi di twitter.

Continue reading