Backpropagation and Deep Neural Network engine

After discuss with my friend Eko kurniawan, finally we share our deep learning engine project to github. So you can try the engine or contribute to develop the engine (we hope there are a lot of people interested with this project).

Our project started in 2015 when we tried to create a startup company that concern with data analytics or data science. We trying to create the general engine for deep neural network that able to customize the stack of methods, so can be fit with some cases in the real world. And I used this engine for my theses in ITB (Institut Teknologi Bandung) to finished my study in master of informatics (computer science) program.

I hope this engine can be use to resolve a lot of problem that need machine learning implementation, especially for automation system. We call this project “DEEPWISSEN”, hope it will be usefull.

*before, I have explained about Deep Learning in an article in this blog using Bahasa Indonesia :  https://situkangsayur.wordpress.com/2015/07/27/deep-learning/

or in english : https://situkangsayur.wordpress.com/2016/12/25/what-is-deep-learning/

Thanks.

You can check the project repo in this link : https://github.com/situkangsayur/machine-learning

and for the jar : https://github.com/situkangsayur/deepwissen-jar

Advertisements

Database in Java with Data Access Object and Entity Class

Assalammu’alaikum :D/

Kali ini saya akan share mengenai bagaimana membuat aplikasi dengan database di Java. Pengalaman saya membaca buku-buku pemrograman java yang ada di toko buku biasanya berisi mengenai pemrograman java hingga bikin aplikasi java dengan database hanya saja cara atau teknik yang ada masih kurang efisien dan efektif, kenapa cara yang digunakan biasanya adalah :

1. Registrasi Driver JDBC atau ODBC

2. buat koneksi dari Driver Manager

3. buat statement dan query-nya

4. eksekusi query

5. jika terdapat return value maka return value nya di simpan ke dalam array object tertentu atau mungkin kelas Object tersendiri,

step-step tersebut biasanya dilakukan setiap ketika kita ingin menginput data atau mengambil data (CRUD = Create Read Update Delete), sayangnya dalam beberapa contoh buku berbahasa indonesia yang dijual di toko buku itu kegiatan dari nomor 1 hingga 5 tersebut dilakukan di setiap event yang di membutuhkan kegiatan transaksi data, misalkan ketika tombol/button “insert” maka di buat step 2 atau 3 hingga step 5, dan ketika bertemu kembali dengan button “edit” atau “update” baru dibuat kembali langkah 3 hingga ke 5, dan ketika ingin mencari data atau mengambil semua data kembali memanggil step 3 hingga step 5, sehingga disini terlihat seperti ada redudansi atau pengulangan penulisan code untuk beberapa proses yang sebenarnya mirip atau malah sama.

Continue reading